Tahukah Anda bahwa laki-laki yang sering melakukan hubungan seks akan berkurang 45 persen kemungkinannya terkena serangan jantung daripada laki-laki yang jarang berhubungan seks. Penelitian ini dilakukan kepada lebih dari 1.000 orang, dan hasilnya menunjukkan bahwa seks memiliki efek perlindungan pada jantung laki-laki.
Setiap tahun penderita serangan jantung di Britania mencapai 270 ribu orang. Meskipun seks telah lama dianggap baik untuk kesehatan fisik dan mental, baru ada sedikit bukti ilmiah yang menunjukkan manfaat hubungan antara seks dan penyakit jantung.
Dalam studi terbaru, ilmuwan di New England Research Institute di Massachusetts, dilacak aktivitas seksual pria berusia antara 40-70. Para peneliti juga memperhitungkan faktor risiko lain seperti umur, berat badan, tekanan darah, dan kadar kolesterol. Hasilnya, orang-orang yang bercinta setidaknya dua kali seminggu cenderung jauh lebih kecil memiliki penyakit jantung ketimbang mereka yang bercinta sekali sebulan atau kurang, seperti dilansir The Telegraph, Jumat (8/1).
Menurut peneliti, manfaat seks bisa memberikan efek pada tubuh, yakni fisik dan emosional yang baik. Pria yang sering melakukan aktivitas seksual lebih sehat dibanding yang tidak sering, karena seks bisa menggurangi tingkat stres dan memberikan dukungan sosial. Pun, seks dalam beberapa bentuk memiliki komponen kegiatan fisik yang dapat langsung berfungsi untuk melindungi kesehatan jantung.
Sebuah studi awal di National Cancer Institute di AS menunjukkan pria yang mengalami ejakulasi melalui hubungan seks atau masturbasi, setidaknya lima kali seminggu, punya kemungkinan jauh lebih kecil terkena kanker prostat.
Sementara, seks sekali atau dua kali seminggu di musim dingin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi kemungkinan terkena pilek dan flu, menurut para peneliti di Wilkes University, Pennsylvania. Mereka menemukan hal itu dapat meningkatkan kadar imunoglobulin A atau IGA yang mengikat untuk organisme yang menyerang tubuh dan kemudian mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkan mereka.
Selain itu, seks teratur bahkan dapat mendorong indera penciuman seorang wanita dengan memicu pelepasan hormon yang disebut prolaktin, menurut para ilmuwan di Universitas Calgary di Kanada. Ini mungkin sebuah mekanisme untuk membantu mengikat ibu dengan bayi yang baru lahir.
Tampilkan postingan dengan label seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seks. Tampilkan semua postingan
Banyak bercinta terhindar serangan jantung
Kamis, 14 Januari 2010
Label:
bercinta,
penyakit,
seks,
serangan jantung
Seks Aman Sewaktu Hamil
Ada mitos yang mengatakan, berhubungan seksual selama hamil dapat membahayakan janin. Tetapi, setiap pasangan boleh saja berhubungan seks, meski sang istri sedang hamil. Ada beberapa posisi berhubungan intim yang aman saat hamil.
Kehamilan jangan menjadi penghalang untuk memperoleh kepuasaan saat berhubungan seksual. Justru banyak perempuan merasakan kenikmatan lebih saat menjalani hubungan seks di saat hamil dibanding sebelum dirinya mengandung.
Inilah posisi bercinta yang aman bagi wanita hamil seperti dikutip dari buku berjudul ‘Be Incredibly Sexy: A Crash Course In Getting Your Groove On-and Keeping It There’ karangan Helena Frith Powell.
Berikut posisi aman dalam berhubungan seks bagi wanita hamil:
- Posisi pertama: Woman on top
Rebahkan tubuh anda di atas pasangan. Dapat dilakukan dengan cara menghadap ke mukanya atau menghadap kaki.
Posisi kedua: Posisi missionary gaya baru
Lupakan posisi missionary klasik, sebab tidak dapat dilakukan dengan keadaan perut Anda yang sedang membesar. Berbaringlah dengan lutut ditarik dan kaki menempel di dadanya, atau dengan kaki lurus ke atas dan bersandar pada pasangan. Agar lebih nyaman, letakkan bantal di bawah.
Posisi Ketiga: Menyamping
Anda dan pasangan berbaring berdampingan dan saling berpandangan. Cara ini sangat praktis dilakukan pada trimester ketiga kehamilan.
Posisi Keempat: Menyendok
Anda berbaring miring dalam posisi meringkuk. Cara ini aman bagi Anda yang memasuki masa akhir kehamilan.
Posisi Kelima: Duduk
Gaya ini bisa Anda lakukan di tempat tidur atau sofa yang nyaman. Yang perlu diingat adalah Anda tetap harus waspada dan jangan coba-coba dengan gaya yang bisa membahayakan kandungan.
Kehamilan jangan menjadi penghalang untuk memperoleh kepuasaan saat berhubungan seksual. Justru banyak perempuan merasakan kenikmatan lebih saat menjalani hubungan seks di saat hamil dibanding sebelum dirinya mengandung.
Inilah posisi bercinta yang aman bagi wanita hamil seperti dikutip dari buku berjudul ‘Be Incredibly Sexy: A Crash Course In Getting Your Groove On-and Keeping It There’ karangan Helena Frith Powell.
Berikut posisi aman dalam berhubungan seks bagi wanita hamil:
- Posisi pertama: Woman on top
Rebahkan tubuh anda di atas pasangan. Dapat dilakukan dengan cara menghadap ke mukanya atau menghadap kaki.
Posisi kedua: Posisi missionary gaya baru
Lupakan posisi missionary klasik, sebab tidak dapat dilakukan dengan keadaan perut Anda yang sedang membesar. Berbaringlah dengan lutut ditarik dan kaki menempel di dadanya, atau dengan kaki lurus ke atas dan bersandar pada pasangan. Agar lebih nyaman, letakkan bantal di bawah.
Posisi Ketiga: Menyamping
Anda dan pasangan berbaring berdampingan dan saling berpandangan. Cara ini sangat praktis dilakukan pada trimester ketiga kehamilan.
Posisi Keempat: Menyendok
Anda berbaring miring dalam posisi meringkuk. Cara ini aman bagi Anda yang memasuki masa akhir kehamilan.
Posisi Kelima: Duduk
Gaya ini bisa Anda lakukan di tempat tidur atau sofa yang nyaman. Yang perlu diingat adalah Anda tetap harus waspada dan jangan coba-coba dengan gaya yang bisa membahayakan kandungan.
Hal - Hal yang Membuat Pria Grogi di Ranjang
Selasa, 29 Desember 2009
Untuk hal seksualitas, pria seperti memiliki sebuah kebangaan tersendiri yang kadang sulit dimengerti wanita. Namun bagi mereka, hal itu sangat penting. Sepertinya hal itu semacam pengukuhan mereka sebagai seorang lelaki perkasa. Sementara wanita, lebih mengkhawatirkan fisiknya dan bagaimana hal tersebut bisa menggairahkan pasangannya. Tapi jangan pikir itu hanya “penyakit” wanita. Karena pria juga bisa minder dalam hal ranjang. Apa saja yang bisa membuatnya merasa tidak percaya diri kala bercinta dan apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengatasinya?
1. Tangannya.
Kebanyakan pria tak memiliki ide untuk menggunakan tangannya. Ini kebingungan yang umum. Mereka tidak tahu pasti apa yang harus mereka lakukan dengan tangannya. Biasanya, mereka merasa takut untuk berbuat salah atau terlihat aneh. Karena mereka merasa tidak percaya diri itulah, justru yang membuat mereka salah tingkah. Yang bisa Anda lakukan adalah mengarahkan tangannya ke tempat yang Anda merasa nyaman jika disentuh saat berdekatan dengannya. Lama kelamaan, ia akan mulai paham apa yang nyaman di Anda dan tidak, tapi pastikan Anda memberitahunya juga, karena ia bukan pembaca pikiran.
2. Perutnya.
Bukan hanya wanita yang sering merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Pria pun seperti itu, termasuk dengan ukuran perutnya, meski sebenarnya perut mereka cenderung rata. Pria akan mudah merasa seperti ini jika ia terus-terusan berada di posisi atas. Hal semacam ini terjadi pada sebagian besar pria, dan akan lebih parah bagi para pria yang memiliki rasa rendah diri. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba sesekali mengambil alih posisi atas, atau minta persetujuannya untuk melakukan posisi menyamping. Jangan pernah mengejeknya untuk urusan ukuran perut karena ini akan mengganggu egonya.
3. Orgasme.
Secara umum, ketika menyangkut seks, pria butuh tujuan. Tujuan tersebut berbentuk orgasme. Sementara bagi wanita, lebih ke “nikmati perjalanan”. Pria akan merasa kurang jantan jika tak mampu membawa wanitanya ke kenikmatan orgasme. Padahal untuk kebanyakan wanita, seks itu tak selalu ada tujuannya. Orgasme memang menyenangkan, tapi daya tarik utamanya adalah untuk bisa saling menyayangi di alurnya menuju orgasme tersebut. Kebanyakan pria tidak menyadari hal ini. Yang bisa Anda lakukan adalah untuk mengingatkannya bahwa tujuan Anda bukanlah semata-mata untuk mencapai orgasme, melainkan waktu intim bersamanya.
4. Penis.
Tentu saja, bagian paling pribadi pria ini akan tercantum di sini. Seperti ada semacam kompetisi di antara pria mengenai hal ini. Mereka merasa tidak percaya diri, mengkhawatirkan apakah milik mereka cukup untuk Anda, atau apakah Anda merasa nyaman dengan apa yang mereka lakukan dengan bagian tersebut. Ia mengkhawatirkan apakah kemampuannya untuk menggunakan miliknya tersebut bisa berhubungan dengan kejantanannya. Untuk membantunya, Anda bisa mengatakan padanya apa yang Anda pikirkan untuk menenangkan kekhawatirannya. Sedikit dorongan lewat kata-kata bisa sangat membantu. Jika Anda cukup merasa puas, sedikit pujian atau katakan bahwa Anda menyukai waktu yang Anda lewati bersamanya dan apa yang ia punya, maka ia akan merasa amat senang.
Memang, tak semua pria merasa minder, tapi jika Anda merasa ada sedikit kekhawatiran terpancar di wajah pasangan Anda setiap kali ia membuka pakaiannya, sedikit empati mungkin bisa memperbaiki keadaan.
1. Tangannya.
Kebanyakan pria tak memiliki ide untuk menggunakan tangannya. Ini kebingungan yang umum. Mereka tidak tahu pasti apa yang harus mereka lakukan dengan tangannya. Biasanya, mereka merasa takut untuk berbuat salah atau terlihat aneh. Karena mereka merasa tidak percaya diri itulah, justru yang membuat mereka salah tingkah. Yang bisa Anda lakukan adalah mengarahkan tangannya ke tempat yang Anda merasa nyaman jika disentuh saat berdekatan dengannya. Lama kelamaan, ia akan mulai paham apa yang nyaman di Anda dan tidak, tapi pastikan Anda memberitahunya juga, karena ia bukan pembaca pikiran.
2. Perutnya.
Bukan hanya wanita yang sering merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Pria pun seperti itu, termasuk dengan ukuran perutnya, meski sebenarnya perut mereka cenderung rata. Pria akan mudah merasa seperti ini jika ia terus-terusan berada di posisi atas. Hal semacam ini terjadi pada sebagian besar pria, dan akan lebih parah bagi para pria yang memiliki rasa rendah diri. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba sesekali mengambil alih posisi atas, atau minta persetujuannya untuk melakukan posisi menyamping. Jangan pernah mengejeknya untuk urusan ukuran perut karena ini akan mengganggu egonya.
3. Orgasme.
Secara umum, ketika menyangkut seks, pria butuh tujuan. Tujuan tersebut berbentuk orgasme. Sementara bagi wanita, lebih ke “nikmati perjalanan”. Pria akan merasa kurang jantan jika tak mampu membawa wanitanya ke kenikmatan orgasme. Padahal untuk kebanyakan wanita, seks itu tak selalu ada tujuannya. Orgasme memang menyenangkan, tapi daya tarik utamanya adalah untuk bisa saling menyayangi di alurnya menuju orgasme tersebut. Kebanyakan pria tidak menyadari hal ini. Yang bisa Anda lakukan adalah untuk mengingatkannya bahwa tujuan Anda bukanlah semata-mata untuk mencapai orgasme, melainkan waktu intim bersamanya.
4. Penis.
Tentu saja, bagian paling pribadi pria ini akan tercantum di sini. Seperti ada semacam kompetisi di antara pria mengenai hal ini. Mereka merasa tidak percaya diri, mengkhawatirkan apakah milik mereka cukup untuk Anda, atau apakah Anda merasa nyaman dengan apa yang mereka lakukan dengan bagian tersebut. Ia mengkhawatirkan apakah kemampuannya untuk menggunakan miliknya tersebut bisa berhubungan dengan kejantanannya. Untuk membantunya, Anda bisa mengatakan padanya apa yang Anda pikirkan untuk menenangkan kekhawatirannya. Sedikit dorongan lewat kata-kata bisa sangat membantu. Jika Anda cukup merasa puas, sedikit pujian atau katakan bahwa Anda menyukai waktu yang Anda lewati bersamanya dan apa yang ia punya, maka ia akan merasa amat senang.
Memang, tak semua pria merasa minder, tapi jika Anda merasa ada sedikit kekhawatiran terpancar di wajah pasangan Anda setiap kali ia membuka pakaiannya, sedikit empati mungkin bisa memperbaiki keadaan.
Aktivits Seks Usia Muda Risiko Kanker Serviks
Anda yang memiliki putri remaja musti lebih waspada saat ini. Kenali siapa teman-temannya, dan biasakan ia untuk selalu bercerita mengenai pergaulannya. Sebab sebuah studi telah menunjukkan bahwa wanita yang aktif secara seksual sejak usia muda akan meningkatkan risiko kanker serviks kelak.
Para pakar kesehatan menanggapi hasil studi terakhir ini dengan menurunkan batasan usia untuk screening kanker serviks. Di Inggris, wanita tidak memenuhi syarat untuk mengikuti screening NHS (National Health Service) sampai usia 25 tahun. Namun Dr Lesley Walker dari Cancer Research UK mengatakan, “Kalau sudah begini, vaksinasi HPV (human papilloma virus, virus yang ditransmisikan secara seksual dan menjadi penyebab utama kasus kanker serviks) perlu diberikan di sekolah-sekolah pada usia sebelum siswa mulai berhubungan seks, khususnya di antara remaja putri di daerah yang kekurangan.”
Riset yang dipublikasikan di British Journal of Cancer ini memang mengamati mengapa wanita di area yang kekurangan tampaknya memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit mematikan ini. Menurut studi yang melibatkan 20.000 responden wanita tersebut, penyebabnya karena wanita di tempat-tempat tersebut umumnya telah berhubungan seks sejak usia remaja. Risiko kanker serviks meningkat pada wanita yang pertama kali melakukan intercourse pada usia 20 tahun.
“Dalam studi kami, wanita yang lebih miskin biasa sudah aktif secara seksual rata-rata 4 tahun lebih awal. Jadi mereka pun mungkin sudah terinfeksi HPV lebih awal, yang artinya memberikan virus itu lebih banyak waktu untuk mengembangkan kanker,” ujar Dr Silvia Francheschi, yang memimpin studi tersebut.
Sementara itu, studi lain yang dilakukan International Agency for Research on Cancer mendapati bahwa usia wanita saat pertama melahirkan juga memegang peranan penting dalam mengembangkan kanker serviks. Faktor penyebab lain seperti merokok, dan jumlah partner seksual yang pernah dimiliki, ternyata tidak begitu signifikan.
Para pakar kesehatan menanggapi hasil studi terakhir ini dengan menurunkan batasan usia untuk screening kanker serviks. Di Inggris, wanita tidak memenuhi syarat untuk mengikuti screening NHS (National Health Service) sampai usia 25 tahun. Namun Dr Lesley Walker dari Cancer Research UK mengatakan, “Kalau sudah begini, vaksinasi HPV (human papilloma virus, virus yang ditransmisikan secara seksual dan menjadi penyebab utama kasus kanker serviks) perlu diberikan di sekolah-sekolah pada usia sebelum siswa mulai berhubungan seks, khususnya di antara remaja putri di daerah yang kekurangan.”
Riset yang dipublikasikan di British Journal of Cancer ini memang mengamati mengapa wanita di area yang kekurangan tampaknya memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit mematikan ini. Menurut studi yang melibatkan 20.000 responden wanita tersebut, penyebabnya karena wanita di tempat-tempat tersebut umumnya telah berhubungan seks sejak usia remaja. Risiko kanker serviks meningkat pada wanita yang pertama kali melakukan intercourse pada usia 20 tahun.
“Dalam studi kami, wanita yang lebih miskin biasa sudah aktif secara seksual rata-rata 4 tahun lebih awal. Jadi mereka pun mungkin sudah terinfeksi HPV lebih awal, yang artinya memberikan virus itu lebih banyak waktu untuk mengembangkan kanker,” ujar Dr Silvia Francheschi, yang memimpin studi tersebut.
Sementara itu, studi lain yang dilakukan International Agency for Research on Cancer mendapati bahwa usia wanita saat pertama melahirkan juga memegang peranan penting dalam mengembangkan kanker serviks. Faktor penyebab lain seperti merokok, dan jumlah partner seksual yang pernah dimiliki, ternyata tidak begitu signifikan.
Label:
kanker,
kanker serviks,
seks
Statistik Penting Seputar Seks
Artikel Kesehatan Masyarakat, Semakin terbukanya segala sesuatu tentang seksualitas membuat seks semakin tak dianggap sebagai sesuatu yang menimbulkan malu dan tabu. Fakta-fakta berikut ini contohnya ;
Punya anak terbanyak
Aktivitas seksual dan reproduksi memang tak bisa dipisahkan. Namun seberapa banyak seseorang bisa menghasilkan keturunan? Seorang wanita Rusia dari abad 18 memegang rekor untuk wanita dengan jumlah anak terbanyak: 69. Wanita ini hamil 27 kali dan melahirkan 16 pasang anak kembar, tujuh pasang kembar tiga dan empat pasang kembar empat.
Meski begitu menurut Guinness Book of World Record pemegang rekor anak terbanyak adalah raja Moroko yang memiliki anak biologis 342 anak perempuan dan 525 anak laki-laki. Pada tahun 1721 ia tercatat sudah memiliki keturunan 700 anak laki-laki.
Pentingkah ukuran?
Tenang, jangan percaya pada mitos kejantanan dan film-film yang menampilkan ekspresi wanita yang terbelalak melihat penis pasangannya. Rata-rata ukuran penis yang normal saat ereksi adalah 11-14 cm dengan diameter 3,2 cm.
Banyak yang butuh bantuan
Diperkirakan 5 persen dari pria berusia 40-an dan 15-25 persen pria usia 56 tahun mengalami disfungsi ereksi. Akibatnya, 57 persen pria dan 64 persen wanita merasa tidak puas dengan kehidupan seksual mereka.
Kapan pertama kali?
Rata-rata pria di dunia kehilangan keperjakaannya di usia 16,9 tahun, sedangkan wanita berhubungan intim di usia rata-rata 17,4 tahun. Studi terbaru menunjukkan faktor genetik mungkin memengaruhi kapan seseorang melakukan seks pertama kali. Orang dengan kepribadian yang impulsif cenderung lebih cepat melakukan hubungan seks dibanding rekannya.
Tidur sendiri
Menurut data National Sleep Foundation, satu dari 10 pasangan suami istri, atau sekitar 12 persen, memiliki kebiasaan tidur di kamar terpisah dari pasangannya.
Selalu mencapai orgasme?
Bila 75 persen pria selalu mencapai orgasme setiap kali bercinta, hanya 29 persen perempuan yang merasakan pengalaman yang sama. Selain itu, kebanyakan perempuan butuh stimulasi klitoris untuk mencapai orgasme.
Hubungan tanpa status
Memiliki komitmen yang jelas dengan seseorang tampaknya sudah tak begitu menarik lagi. Paling tidak itu dibuktikan lewat penelitian Wayne State University dan Michigan State University yang menyebutkan dua pertiga mahasiswa lebih memilih hubungan tanpa status alias punya “teman tapi mesra” ketimbang menjalin komitmen istimewa.
Berapa pasangan seks?
Menurut survei yang dilakukan oleh National Center for Health Statistic terhadap orang dewasa berusia 20-59 tahun, selama hidupnya seorang wanita rata-rata memiliki empat partner seks, sedangkan pria memiliki tujuh partner.
Editor: acandra
Sumber : LiveScience
Punya anak terbanyak
Aktivitas seksual dan reproduksi memang tak bisa dipisahkan. Namun seberapa banyak seseorang bisa menghasilkan keturunan? Seorang wanita Rusia dari abad 18 memegang rekor untuk wanita dengan jumlah anak terbanyak: 69. Wanita ini hamil 27 kali dan melahirkan 16 pasang anak kembar, tujuh pasang kembar tiga dan empat pasang kembar empat.
Meski begitu menurut Guinness Book of World Record pemegang rekor anak terbanyak adalah raja Moroko yang memiliki anak biologis 342 anak perempuan dan 525 anak laki-laki. Pada tahun 1721 ia tercatat sudah memiliki keturunan 700 anak laki-laki.
Pentingkah ukuran?
Tenang, jangan percaya pada mitos kejantanan dan film-film yang menampilkan ekspresi wanita yang terbelalak melihat penis pasangannya. Rata-rata ukuran penis yang normal saat ereksi adalah 11-14 cm dengan diameter 3,2 cm.
Banyak yang butuh bantuan
Diperkirakan 5 persen dari pria berusia 40-an dan 15-25 persen pria usia 56 tahun mengalami disfungsi ereksi. Akibatnya, 57 persen pria dan 64 persen wanita merasa tidak puas dengan kehidupan seksual mereka.
Kapan pertama kali?
Rata-rata pria di dunia kehilangan keperjakaannya di usia 16,9 tahun, sedangkan wanita berhubungan intim di usia rata-rata 17,4 tahun. Studi terbaru menunjukkan faktor genetik mungkin memengaruhi kapan seseorang melakukan seks pertama kali. Orang dengan kepribadian yang impulsif cenderung lebih cepat melakukan hubungan seks dibanding rekannya.
Tidur sendiri
Menurut data National Sleep Foundation, satu dari 10 pasangan suami istri, atau sekitar 12 persen, memiliki kebiasaan tidur di kamar terpisah dari pasangannya.
Selalu mencapai orgasme?
Bila 75 persen pria selalu mencapai orgasme setiap kali bercinta, hanya 29 persen perempuan yang merasakan pengalaman yang sama. Selain itu, kebanyakan perempuan butuh stimulasi klitoris untuk mencapai orgasme.
Hubungan tanpa status
Memiliki komitmen yang jelas dengan seseorang tampaknya sudah tak begitu menarik lagi. Paling tidak itu dibuktikan lewat penelitian Wayne State University dan Michigan State University yang menyebutkan dua pertiga mahasiswa lebih memilih hubungan tanpa status alias punya “teman tapi mesra” ketimbang menjalin komitmen istimewa.
Berapa pasangan seks?
Menurut survei yang dilakukan oleh National Center for Health Statistic terhadap orang dewasa berusia 20-59 tahun, selama hidupnya seorang wanita rata-rata memiliki empat partner seks, sedangkan pria memiliki tujuh partner.
Editor: acandra
Sumber : LiveScience
Label:
reproduksi,
seks,
seksual
Pria Tak Suka Foreplay?
Minggu, 10 Mei 2009
Seperti sudah banyak diketahui, wanita butuh waktu lebih lama ketimbang pria untuk bisa mencapai puncak. Wanita butuh rangsangan, baik secara fisik maupun psikis. Sementara pria, tak perlu terlalu ribet untuk bisa mencapai puncak. Pertanyaan-pertanyaan pasti menggerayangi pikiran para wanita: apakah mereka pikir kita tak butuh foreplay? Apakah pria memang semalas itu? Apakah mereka tak suka membelai tubuh wanita? Atau mereka hanya kurang berpengalaman?
Hitchedmag.com berusaha mengungkap dilema ini. Dr. Brian Parker, kolumnis dari situs tersebut berusaha menjelaskan mengapa pria cenderung ingin yang langsung-langsung saja, sekaligus memberi tips bagaimana para wanita bisa mengajak suaminya lebih menyenangi foreplay.
1. Mungkin suami Anda hanya berusaha menjadi seorang pria yang macho. Sedari usia muda, para anak laki-laki umumnya diajarkan, bahwa hal-hal yang manja-manja, seperti berpelukan, berciuman, bersentuhan, bahkan bergenggaman tangan adalah hal yang feminin.
2. Pria malu mengakui bahwa ia bingung. “Sejujurnya, para pria tak sepenuhnya paham anatomi tubuh wanita, termasuk zona-zona yang membuatnya terangsang. Maka, yang bisa para wanita lakukan adalah menuntun suami Anda untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai atau ajak ia mengeksplorasi tubuh Anda. Jangan lupa untuk merespons. Berikan tanda bahwa Anda suka disentuh di titik-titik tertentu,” ajar Dr. Parker.
3. Jika Si Dia masih malu, cobalah untuk saling mengeksplorasi. Anda bisa memulai untuk mempelajari lagi titik-titik lain di tubuh suami selain alat genitalnya. Berikan kesempatan ia untuk belajar bagaimana mengeksplorasi tubuh.
4. Mainkan egonya. Katakan pada suami Anda, bahwa semakin lama foreplay (biasanya sekitar 12 menit), semakin lama Si Dia menyentuh, menjilat, memeluk, maka semakin meledak orgasme Anda… juga dia.
Hitchedmag.com berusaha mengungkap dilema ini. Dr. Brian Parker, kolumnis dari situs tersebut berusaha menjelaskan mengapa pria cenderung ingin yang langsung-langsung saja, sekaligus memberi tips bagaimana para wanita bisa mengajak suaminya lebih menyenangi foreplay.
1. Mungkin suami Anda hanya berusaha menjadi seorang pria yang macho. Sedari usia muda, para anak laki-laki umumnya diajarkan, bahwa hal-hal yang manja-manja, seperti berpelukan, berciuman, bersentuhan, bahkan bergenggaman tangan adalah hal yang feminin.
2. Pria malu mengakui bahwa ia bingung. “Sejujurnya, para pria tak sepenuhnya paham anatomi tubuh wanita, termasuk zona-zona yang membuatnya terangsang. Maka, yang bisa para wanita lakukan adalah menuntun suami Anda untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai atau ajak ia mengeksplorasi tubuh Anda. Jangan lupa untuk merespons. Berikan tanda bahwa Anda suka disentuh di titik-titik tertentu,” ajar Dr. Parker.
3. Jika Si Dia masih malu, cobalah untuk saling mengeksplorasi. Anda bisa memulai untuk mempelajari lagi titik-titik lain di tubuh suami selain alat genitalnya. Berikan kesempatan ia untuk belajar bagaimana mengeksplorasi tubuh.
4. Mainkan egonya. Katakan pada suami Anda, bahwa semakin lama foreplay (biasanya sekitar 12 menit), semakin lama Si Dia menyentuh, menjilat, memeluk, maka semakin meledak orgasme Anda… juga dia.
Pusing,Sakit Gigi,Seks Obatnya
Selain bisa memperat hubungan sepasang kekasih, seks juga punya sejuta manfaat. Aktivitas penuh intensitas itu bisa menjadi pengganti obat depresi, menyembuhkan hidung tersumbat sampai membuat gigi kuat.
1. Seks ternyata bisa dijadikan untuk terapi kecantikan. Para peneliti menemukan saat wanita bercinta, mereka akan memproduksi hormon estrogen yang bisa membuat rambut berkilau dan kulit semakin halus.
2. Bercinta ternyata bisa mengurangi risiko tertular penyakit dermatitis, yaitu radang pada permukaan kulit. Seks juga mengurangi risiko gangguan kulit kering dan kusam. Keringat yang dikeluarkan saat berhubungan seks dapat membersihkan pori-pori kulit serta membuat kulit bersinar.
3. Setelah makan malam romantis, bakar kalori yang masuk dengan bercinta. Sebagai contoh, foreplay yang panas selama 1 jam bisa membakar kalori satu potong kue cokelat. Sedangkan bercinta selama 25 menit nonstop membakar kalori setara makan dua potong pizza dengan keju dan jamur. Nyam!
4. Seks merupakan alternatif olah raga paling aman dan menyenangkan yang bisa Anda ambil. Gerakan bersetubuh, sama dengan melakukan peregangan-peregangan yang berguna bagi otot-otot Anda.
5. Seks adalah pengobatan instan untuk meredakan depresi ringan. Dengan berhubungan seks, hormon endorphin akan dilepaskan ke aliran darah, sehingga dapat meredakan ketegangan dan menimbulkan mood yang positif bagi tubuh.
6. Semakin sering Anda ngeseks, maka cairan peromon yang dihasilkan tubuh semakin banyak. Cairan kimia tersebut dapat merangsang indera penciuman yang akan membangkitkan keinginan untuk melakukan hubungan seks lagi.
7. Seks adalah obat penenang paling aman dan efektif.. Terbukti seks 10 kali lebih efektif dari valium. Wow…
8. Malas ke dokter gigi? Ganti rutinitas ke dokter gigi Anda dengan berciuman. Saliva atau air liur yang diproduksi saat berciuman akan membersihkan gigi Anda dari sisa-sisa makanan dan mengurangi kadar asam yang dapat menimbulkan gigi rapuh. Selain itu air liur tersebut juga dapat mengurangi pertumbuhan plak pada gigi. Tentu saja gosok gigi dulu ya…
9. Berhubungan seks juga dapat menyembuhkan sakit kepala. Seks akan mengurangi tensi pada darah dan melancarkan aliran darah ke otak.
10. Hidung tersumbat juga dapat disembuhkan dengan melakukan seks. Ngeseks juga terbukti dapat membantu penyembuhan penyakit asma dan demam.
Demikian dikutip detikhot dari 1stholistic, Senin (13/8/2007). Tapi tentu saja seks bisa jadi senjata makan tuan, jika dilakukan dengan pasangan yang berbeda-beda dan tanpa pengaman yang tepat. So, do it wisely!
1. Seks ternyata bisa dijadikan untuk terapi kecantikan. Para peneliti menemukan saat wanita bercinta, mereka akan memproduksi hormon estrogen yang bisa membuat rambut berkilau dan kulit semakin halus.
2. Bercinta ternyata bisa mengurangi risiko tertular penyakit dermatitis, yaitu radang pada permukaan kulit. Seks juga mengurangi risiko gangguan kulit kering dan kusam. Keringat yang dikeluarkan saat berhubungan seks dapat membersihkan pori-pori kulit serta membuat kulit bersinar.
3. Setelah makan malam romantis, bakar kalori yang masuk dengan bercinta. Sebagai contoh, foreplay yang panas selama 1 jam bisa membakar kalori satu potong kue cokelat. Sedangkan bercinta selama 25 menit nonstop membakar kalori setara makan dua potong pizza dengan keju dan jamur. Nyam!
4. Seks merupakan alternatif olah raga paling aman dan menyenangkan yang bisa Anda ambil. Gerakan bersetubuh, sama dengan melakukan peregangan-peregangan yang berguna bagi otot-otot Anda.
5. Seks adalah pengobatan instan untuk meredakan depresi ringan. Dengan berhubungan seks, hormon endorphin akan dilepaskan ke aliran darah, sehingga dapat meredakan ketegangan dan menimbulkan mood yang positif bagi tubuh.
6. Semakin sering Anda ngeseks, maka cairan peromon yang dihasilkan tubuh semakin banyak. Cairan kimia tersebut dapat merangsang indera penciuman yang akan membangkitkan keinginan untuk melakukan hubungan seks lagi.
7. Seks adalah obat penenang paling aman dan efektif.. Terbukti seks 10 kali lebih efektif dari valium. Wow…
8. Malas ke dokter gigi? Ganti rutinitas ke dokter gigi Anda dengan berciuman. Saliva atau air liur yang diproduksi saat berciuman akan membersihkan gigi Anda dari sisa-sisa makanan dan mengurangi kadar asam yang dapat menimbulkan gigi rapuh. Selain itu air liur tersebut juga dapat mengurangi pertumbuhan plak pada gigi. Tentu saja gosok gigi dulu ya…
9. Berhubungan seks juga dapat menyembuhkan sakit kepala. Seks akan mengurangi tensi pada darah dan melancarkan aliran darah ke otak.
10. Hidung tersumbat juga dapat disembuhkan dengan melakukan seks. Ngeseks juga terbukti dapat membantu penyembuhan penyakit asma dan demam.
Demikian dikutip detikhot dari 1stholistic, Senin (13/8/2007). Tapi tentu saja seks bisa jadi senjata makan tuan, jika dilakukan dengan pasangan yang berbeda-beda dan tanpa pengaman yang tepat. So, do it wisely!
Label:
pusing,
sakit gigi,
seks
Dampak Akibat dari Mastubarsi
Kamis, 07 Mei 2009
Kebanyakan kita (ngaku saja) beranggapan masturbasi itu hal wajar, kebiasaan ‘’sehat” dalam hidup. Tapi jika sudah berlebihan tetap saja tidak baik dilakukan. Yang jadi pertanyaan penting adalah, berapa kali masturbasi dikatakan berlebihan? Untuk Anda atau pasangan yang melakukannya beberapa kali dalam seminggu tak usah membaca artikel ini. Yang perlu membaca adalah mereka yang melakukan servis swalayan beberapa kali dalam sehari, setiap hari! Masturbasi berlebihan, bahkan menjadi pola kompulsif, dapat berdampak negatif pada ketidakseimbangan psikis dan fisik. Sejumlah pakar menyarankan agar para pria menjaga frekuensi ejakulasi mereka hanya menjadi beberapa kali dalam seminggu. Namun demikian bagi mereka yang aktif secara seksual, baik berhubungan intim dengan pasangan dan melakukan masturbasi juga, sehingga mengalami ejakulasi beberapa kali dalam sehari mungkin tak percaya saran tersebut. Tapi percayalah, studi menunjukkan ejakulasi berlebihan itu tidak disarankan. Apa yang terjadi jika masturbasi dilakukan terlalu sering? Menurut pakar sex, masturbasi berlebihan dapat merangsang fungsi saraf parasimpatik/acetylcholine. Rangsangan berlebihan ini dapat memicu dihasilkannya hormon sex lebih banyak dan neurotransmiter seperti acetylcholine, dopamine dan serotonin yang menyebabkan perubahan kimia tubuh. Efek samping dari perubahan kimia tubuh mengejawantah pada kelelahan, kerontokan rambut, kehilangan ingatan, penglihatan kabur serta sakit pada testikel. Masturbasi berlebihan menekan fungsi sistem saraf dan hati, yang akan menimbulkan kelelahan secara seksual (terutama pada para laki-laki muda). Hal ini termasuk terjadinya disfungsi ereksi atau impotensi pada pria sebelum usia matang mereka menjelang. Kebocoran air mani, keluarnya sperma dari penis tanpa ereksi, digambarkan sebagai masalah umum lain yang dihubungkan dengan masturbasi berlebihan. Ih, seram. Ini menjadi pertanda bahwa saraf yang mengontrol katup ejakulasi melemah sebab terlalu sering digunakan dan mendapat rangsang berlebihan. Hal ekstrim yang lain jika dihubungkan dengan masalah fisik, keinginan berlebihan melakukan masturbasi menyulitkan hubungan Anda dengan pekerjaan dan keluarga, seperti halnya kecanduan alkohol atau judi. Pokoknya asyik dengan diri sendiri dan abai dengan dunia sekelilingnya. Bagaimana cara menghentikan masturbasi? Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi frekuensinya. bagi sebagian orang, ini adalah hal sulit dilakukan. Tapi bukan hal tidak mungkin jika ada tekad kuat kan? Jika dari diri sendiri tak mampu, mintalah saran dari pakar sex, atau bergabung dalam ”klub” yang memiliki masalah serupa dan ingin melepaskan diri dari jerat ”kecanduan” masturbasi. Anda dapat mendengarkan cerita mereka dan barangkali menemukan teknik mengurangi dorongan ‘’swalayan” dari para teman senasib. Namun jika berbicara di klub tampak memalukan, datangi saja terapis sex. Tak usaha malu, para terapis itu sudah terbiasa menangani masalah ini. Anda bukan yang pertama, juga bukan yang terakhir.
Sumber: http://innelovers.wordpress.com/
Sumber: http://innelovers.wordpress.com/
Label:
akibat,
masturbasi,
seks,
sex
Rahasia Sperma Berkualitas

Bagaimana kehamilan terjadi? Saat sperma menembus dinding sel telur. Perjalanan sang sperma sangatlah berat hingga ia berhasil sampai ke tujuan akhir, yakni sel telur. Jadi jika sperma itu lemah, loyo dan tidak berkualitas, maka ia akan mati ditengah-tengah perjalanan sebelum ia berhasil mencapai sasaran tembaknya. Bukan hanya sperma saja yang harus berkualitas, namun air mani juga harus lah sama-sama berkualitas. Air mani adalah pelindung sperma, makanannya (sangu) sperma dan juga diibaratkan sebagai kendaraannya sang sperma, jadi yang perlu diketahui, air mani dan sperma adalah 2 jenis yang berbeda yang saling menyatu, mereka diproduksi oleh buah zakar dan kelenjar prostat di tempat yang berbeda tetapi dalam waktu yang bersamaan tiap 2 X 24 jam, saat keduanya disatukan, mereka di tampung di “gudang” yang bernama testis.
Apa yang harus kita perbuat sebagai seorang pria agar air mani dan sperma yang dihasilkan menjadi kuat dan berkualitas?
1. Mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna.
2. Minum air putih sekurang-kurangnya 8 gelas sehari.
3. Olahraga yang cukup dan teratur.
4. Menjaga kondisi tubuh agar tidak terlalu lelah.
Tidak hanya itu saja yang perlu kita ketahui, kita juga harus memperhatikan asupan zat gizi yang kita konsumsi. Apa saja zat-zat gizi tersebut yang harus dikonsumsi?
1. Zinc (zn) : daging, hati, kerang, telur, kacang-kacangan
2. Kalsium : susu, mentega, keju
3. Kalium : pisang, tomat, jeruk, melon, sayur-sayuran hijau
4. Natrium : garam dapur
5. Vit. A : hati, kuning telur, wortel, daun singkong, daun pepaya, pisang raja
6. Vit. C : jambu biji, jeruk , nanas, pepaya, gandaria, tomat
7. Vit. E : sayur-sayuran dan buah-buahan, jagung, kacang kedelai, kacang tanah
Wallahu a’alam
Sumber: http://adriwindrardi.wordpress.com/
Langganan:
Postingan (Atom)